NEWS
Kasus COVID-19 kembali meningkat di Inggris tak berpengaruh untuk Premier League kabarnya lompetisi terbaik didunia tersebut akan tetap berjalan dengan protokol kesehatan yang ada. Setelah sempat digelar lagi pada Juni lalu, Premier League kini terancam ditunda karena naiknya kasus penularan di Inggris dalam beberapa pekan terakhir.

Terlebih dikabarkanya virus corona jenis baru yang lebih sulit untuk dijinakkan maka dari itu seluruh olahraga di Inggris kembali dihelat tanpa penonton. Namun melihat Premier League yang harus rampung pada bulan Mei 2021 mendatang atau selesai minimal tiga pekan sebelum pergelaran EURO 2021 dimulai.

Dua pertandingan telah di tunda pada pekan ini yaitu laga antara Everton vs Manchester City dan Tottenham Hotspur vs Fulham. Hal ini dikarnakan beberapa pemain dan staff dari Manchester City dan Fulham dilanda badai corona yang membuat pusat latihan keduanya ditutup.

Hingga sepekan terakhir terdapat 18 orang dari Premier League yang positif terkena corona. Maka beberapa pelatih meminta kepada pihak manajemen Premier Leagues agar menunda selama dua pekan pertandingan di Premier League hingga virus ini kembali mereda.

Namun hal ini di tolak oleh penguruh Premier League, Pasalnya panitia merasa liga masih bisa di jalankan jika tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Selain itu masih dua klub saja yang baru terkena Covid dan masih banyak klub lainya yang dapat bermain dan menyelesaikan pertandingan.

"Liga Premier belum membahas penundaan musim dan tidak berencana untuk melakukannya. Liga terus mempercayai protokol COVID-19 untuk memungkinkan pertandingan dimainkan sesuai jadwal, dan protokol ini terus mendapat dukungan penuh dari Pemerintah." ujar pernyataan resmi Premier League.

"Dengan memprioritaskan kesehatan pemain dan staf, Liga juga sepenuhnya mendukung bagaimana klub menerapkan protokol dan aturan." tutup mereka.